Sabtu, 02 April 2016

Kopi Rempah: Si Hitam Yang Menyehatkan

Penggemar kopi pasti tidak asing dengan nama kopi rempah. Kopi yang dipadu dengan rempah-rempah alami yang tersebar di seluruh Tanah Air. Kopi ini tetap hitam karena tidak ada rempah yang membuatnya berubah warna. Aromanya segar, aroma jahe yang kuat, kayu manis yang segar.

Umumnya, para penggemar kopi rempah ini mengaku bahwa dirinya menjadi lebih sehat. Penyakit seperti batuk, pilek, masuk angin, demam, menjadi jarang atau bahkan tidak pernah menghampiri mereka.

Kopi rempah ini berasal dari kerajaan Kediri ketika masih beribu kota di Daha. Rempah-rempah yang digunakan adalah rempah-rempah yang sangat umum sekali kita temui di dapur. Yang membuatnya nikmat adalah takarannya.

Banyak kafe-kafe yang menjual kopi rempah dengan komposisi kopi, jahe, kayu manis, dan cengkeh. Namun perlu Anda ketahui bahwa resep asli dari kerajaan Kediri sama sekali tidak menggunakan bahan-bahan tersebut selain kopi dan jahe.

Komposisi asli memang hanya pembuat aslinya yang mengetahui, tetapi dari beberapa sumber mengungkapkan bahwa bahan yang digunakan adalah jahe emprit, kencur, jinten, kapulaga, dan kengingar.

Mengejutkan bukan, kayu manis dan cengkeh yang sering digunakan ternyata tidak ada dalam resep asli kopi rempah.

Sember gambar: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjFecTSmXX0vwkqwpllTINNyIP9EYW4ZPNN_BtTwpTpb1RYW0W0iqNRcvMcKCcsBJC2DK8yPwn3bVp1nTbEctAy4TzFAm5-M6RSf2qV9vZDFXLwnh6Y-_B2GbwlNWfbNeufLDwfd2LIlOI/s1600/Kafein-dan-Kopi.jpg

Jumat, 01 April 2016

Kopi Tubruk, Tak Sesederhana Kedengarannya

Esspresso, Latte, Mocca, Cold Brew, Cinnamon, Tubruk, adalah cara-cara kopi dihidangkan. Selera dan kesukaan setiap orang akan berbeda. Jika Anda pergi ke sebuah kafe, Anda bisa memilih salah satu dari varian kopi yang tertera di daftar menu. Jika kita hanya di rumah, cara paling mudah, tradisional, dan murah adalah menikmati kopi tubruk.

Sesuai namanya, kopi tubruk adalah cara menghidangkan kopi dengan cara kopi ditubrukkan saja dengan air panas (umumnya dengan gula). Kopi tubruk ini dapat dibeli dimanapun, bahkan di warung-warung kopi kaki lima.

Menyeduh kopi tubruk ternyata ada cara supaya seduhan lebih optimal, baik itu dari durasi penyeduhan, hingga suhu air yang digunakan.

Kopi yang akan di seduh sebaiknya kopi yang digiling dengan lembut (fine). Biji kopi fine akan mudah mengeluarkan sari-sari kopi ketika tertubruk dengan air panas. Suhu air yang di anjurkan adalah 90 derajat celsius. Jika anda tidak punya termometer maka, didihkan air kemudian diamkan selama dua hingga tida menit.

Sebelum menuangkan air ke gelas, lebih baik basahi dulu kopi dalam gelas dengan air tadi, sehingga ketika diseduh, rasa kopi akan lebih optimal.

Menikmati kopi tubruk akan lebih enak jika dipadukan dengan pisang goreng. Hmmm....yum...

Selamat menikmati kopi tubruk buatan Anda sendiri.

Sumber gambar : https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/b/b3/Kopi_Tubruk_Jakarta.jpg

Kamis, 31 Maret 2016

Kopi Tragedi yang Nikmat

Pada bulan Januari 2016 kemarin, Indonesia dihangatkan oleh tragedi kopi sianida. Kopi Vietnam yang menewaskan Mirna ini langsung menjadi kopi favorit di banyak kafe-kafe yang menjualnya. Tragedi tersebut membuat kopi asal Vietnam terkenal dengan cepat, bahkan orang-orang yang awalnya tidak tahu tentang kopi Vietnam. Bahkan banyak kafe yang awalnya tidak menjual kopi Vietnam, menambahkan kopi tersebut ke daftar menu.

Kopi yang diseduh dengan cara dan alat khusus bernama Vietman drip ini memiliki rasa yang unik. Rasa pahit yang dimiliki semua kopi, gurih susu kental manis, dan disajikan dengan es batu.

Proses penyeduhan kopi ini lebih lama dibandingkan penyeduhan kopi jenis lainnya karena proses penyeduhannya dilakukan seperti menyuling. Vietnam drip diletakkan pada bibir cangkir kemudian bubuk kopi ditempatkan pada drip tersebut hingga penuh. Setelah itu barista akan menuangkan air panas ke bubuk kopi tadi. Tetes demi tetes kopi akan jatuh ke atas susu kental yang sudah dituangkan sebelumnya pada cangkir.Proses tersebut butuh kesabaran karena kopi menetes sedikit demi sedikit.

Setelah cangkir penuh, kopi dam susu kental manis diaduk hingga rata. Setelah diaduk, Anda dapat langsung menikmatinya, atau Anda dapat menuangkannya pada gelas yang sudah diberi es batu.

Selamat menikmati Kopi Vietnam.

Sumber gambar : http://akcdn2.azsg.opensnap.com/azsg/snapphoto/photo/LA/GTPQ/3BNAYC6C6D906581464AA5l.jpg

Senin, 28 Maret 2016

Mengolah Kopi Dengan Moka Pot

Bagi Anda penggemar kopi, pastilah tidak asing dengan moka pot. Ya, alat seduh esspresso bukan mesin ini, populer di kafe-kafe seluruh Indonesia.

Alat yang juga disebut percolator. Moka pot cukup populer karena, selain harganya yang murah, juga cara manggunaknnya yang simpel.

Bubuk kopi ditaruh diantara tabung atas dan tabung bawah, dialiri didihan air dari bawah yang lama-lama akan memenuhi tabung atas. Hasil didihan kopinya akan lebih kental dan nikmat. Kekentalan kopi ini karena hasil kopi yang disajikan adalah uap dari air yang mendidih dan melewati biji kopi.

Ada bermacam-macam bentuk dari moka pot ini, Tetapi bentuk aslinya adalah poci yang memiliki sudut-sudut dan berbentuk segi delapan.

Moka pot ditemukan oleh Alfonso, ayah dari Renato Bialetti, orang yang dijuluki sebagai "Raja Kopi". Sang Raja Kopi ini meninggal dunia pada Jumat (19/2/2016). Abu jenazahnya oleh tiga anak Renato disimpan dengan menggunakan moka pot dan disemayamkan di kampung halaman Renato di Montebuglio, sekitar 60 mil ke arah barat laut dari kota Milan, Italia. 

Selamat jalan "Raja Kopi".

Sumber gambar https://www.theculinarylife.com/wp-content/uploads/2009/07/moka-pot-4.jpg

Selasa, 15 Maret 2016

Arabica atau Robusta?

Dalam dunia kopi, ada berbagai macam jenis kopi. Yang paling dikenal dan paling mendunia adalah Arabica dan Robusta. Bagi ahli kopi istilah ini pasti sudah sangat dipahami dan apa pula yang membedakannya.

Penikmat kopi pemula, mungkin masih sulit membedakan mana kopi Arabica dan mana kopi Robusta. Sebenarnya perbedaannya cukup spesifik. Berikut ini sedikit perbedaan antara kedua jenis kopi tersebut.

Arabica
Kopi jenis ini menguasai 70% pasar kopi dunia. Tanaman kopi tumbuh di ketinggian 700-1700 mdpl dengan suhu optimal 16-20 derajat Celcius. Bau biji kopi yang dihasilkan lebih wangi. Ketika diseduh, akan terasa kental dimulut, tekstur lebih halus, dan terasa asam pahit.

Robusta
Memiliki rasa menyerupai cokelat dengan bau yang manis. Tanaman kopi tumbuh di bawah 700 mdpl. Ketika diseduh, tekstur kopi lebih terasa kasar. Kopi Robusta menguasai 30% pasar dunia.

Demikian tadi sedikit perbedaan Arabica dengan Robusta. Semoga membantu.

Minggu, 13 Maret 2016

Mencari Karakter Kopi

Kian banyak orang yang meminum kopi dan saling mendeskripsikan rasa kopi yang diminumnya. Mereka berlomba-lomba menjelaskan karakter kopi. Ada yang memadukan kopi dengan susu, gula, krimer, dan campuran lain.

Tahukah Anda bahwa cara tersebut sebenarnya salah? Namanya saja mencari karakter kopi, kopi ya kopi buka kopi gula, kopi krimer, kopi susu, dan kopi bla bla bla lainnya. Menikmati kopi dan mendapatkan karakternya yang paling benar adalah tanpa campuran apapun, hanya bubuk kopi murni yang diseduh.

Memberi campuran pada kopi sebenarnya akan menutupi karakter asli dari kopi tersebut. Rasa yang muncul hanyalah kopi biasa, dan bila dideskripsikan akan menjadi kopi yang memiliki rasa yang umum saja. Rasa kopi yang umum adalah pahit semata.

Jika memang Anda tidak suka dengan pahitnya kopi namun Anda tetap ingin mengetahui karakter kopi, maka cara yang tepat adalah pairing atau menjodohkan kopi dengan camilan yang memiliki rasa manis.

Sumber gambar : http://www.dumblittleman.com/wp-content/uploads/2007/12/coffee.jpg

Supaya Kopi Enak Di Lidah

Menikmati kopi terdengar seperti hal sepele di telinga, namun tahukah Anda bahwa jika Anda meminumnya dengan cara-cara yang dianjurkan maka kopi akan terasa lebih nikmat? Menikmati kopi adalah cara penikmat kopi menghargai cita rasa seduhan kopi.

Setiap jenis kopi memiliki aroma dan rasa masing-masing yang khas. Pertama, cium dulu aroma kopi ketika baru saja disiajikan. Aroma dari kepulan asap kopi akan membawa Anda menuju persepsi lain dari kopi.

Selanjutnya adalah menyeruput kopi secara perlahan dari bibir cangkir atau gelas kopi. Biarkan cairan melewati setiap mili dari mulut dan cobalah deskripsikan rasanya dalam hati. Selalu ingat untuk menyeruput, jangan meneguk karena akan mengurangi sensasi meminum kopi.

Yang terakhir adalah pasangkan kopi dengan teman yang tepat. Di kafe-kafe yang berfokus pada kopi pasti akan menyandingkan kopi dengan teman yang tepat seperti biskuit, gorengan, dan camilan-camilan yang manis. Cara yang terakhir ini disebut dengan pairing. Cara ini dilakukan untuk mengurangi rasa yang mengganggu ketika menikmati kopi. Pairing yang benar adalah jangan biarkan kopi dan camilan di dalam mulut secara sendiri-sendiri. Padukan keduanya dalam mulut sehingga Anda akan benar-benar menikmati secangkir kopi yang berkelas.

Selamat menikmati secangkir bersemangat Anda.

Sumber gambar : http://kopilelaki.com/artikel/wp-content/uploads/2015/08/kopi-enak.jpg

Sabtu, 12 Maret 2016

Kopi Sebagai Gaya Hidup

Semakin hari, semakin banyak orang yang suka meminum kopi apapun jenisnya, espresso, tubruk, cappucino, latte, tarik, dll. Semakin banyak pula orang yang beranggapan bahwa dalam sehari harus meminum kopi, atau kalau tidak minum kopi konsentrasi akan kurang. Anggapan-anggapan tersebut yang menandakan bahwa kopi kini menjadi sebuah gaya hidup.
Penikmat kopi yang benar-benar tidak segan-segan mengeluarkan biaya lebih untuk sekedar minum kopi. Berbagai macam daerah di datangi untuk mendapatkan kopi asli setiap daerahnya. Cukup berlebihan memang, tetapi itulah gaya hidup, hobi, cinta, passion.
Hal unik yang terjadi ketika ada tren baru adalah banyak orang yang mendadak ahli dalam bidang tren tersebut dalam hal ini kopi. Saat ini menjamur orang yang mendadak ahli kopi, entah ilmu yang didapat dari mana, dan tentu saja kepopuleran mereka mengalahkan yang benar-benar ahli tentang kopi.
Belajar ilmu tentang kopi memang mudah, tetapi untuk menjadi ahli kopi itu tidak mudah.Seseorang perlu mempelajari mulai dari penanaman pohon kopi, pemanenan, sortir, roasting, menggiling, menyeduh, menyajikan, bahkan hingga cara menikmati kopi.

Biji Kopi Hijau yang Baik

Proses pengolahan kopi sebelum menyangrai biji kopi adalah mengupas buah kopi. Cara mengupas buah kopi pun bermacam-macam, sesuai dengan kemampuan yang dimiliki oleh petani kopi. Pengupasan buah kopi lebih sering dijumpai adalah dengan cara ditumbuk.
Proses penumbukan ini akan memecah buah kopi dan memisahkan dengan biji kopinya. Cara ini sebenarnya kurang efektif karena resiko terjadinya biji kopi ikut pecah sangat besar. Jarang sekali petani kopi yang memperhatikan kejadian tersebut. Sehingga akhirnya biji kopi yang pecah dan yang utuh dicampur jadi satu dan dijual.
Jika Anda adalah pembeli biji kopi dari petani yang semacam itu, maka ada proses yang tidak boleh Anda lewatkan yaitu mensortir biji kopi. Biji kopi dibedakan menjadi beberapa, biji kopi yang pecah total, pecah sebagian, biji besar, dan biji kecil.
Biji kopi yang pecah akan membuat rasa kopi setelah diseduh menjadi terlalu pahit dan tidak enak.
Telitilah dengan yang Anda beli dan yang Anda jual.

Jumat, 29 Januari 2016

Selfie Bersama Kopi dan Dapatkan Hadiahnya

Kopi Di Bukit Menoreh membuka promo di awal tahun 2016 ini dengan membuat undian berhadiah.
Promo berlangsung hingga 31 Maret 2016.

Cara mengikutinya sangat mudah:
1. Beli Kopi Di Bukit Menoreh via instagram di @kopidbm, atau beli di Gendon Cafe, Sober Cafe (Olivine Beer House) Seturan, atau di Angkringan Jambon.
2. Upload foto selfiemu ke instagram dan tag ke @kopidbm.

Hadiah:
Juara 1 : uang tunai 250.000
Juara 2 : uang tunai 200.000
Juara 3 : uang tunai 150.000


Menarik kan? Buruan beli kopinya dan menangkan hadiahnya!

Senin, 04 Januari 2016

Sangrai Tradisional Ala Kopi Di Bukit Menoreh

Banyak kopi yang ada di pasaran prosesnya menggunakan teknologi modern. Sehingga proses pengolahan kopi lebih cepat dan efisien. Tetapi, kami, Kopi Di Bukit Menoreh, menyangrai kopi dengan cara tradisional. Kami sengaja melakukan sangrai secara tradisional unutk menjaga kualitas kopi dan cita rasa asli dari biji kopi kami.

Rabu, 30 Desember 2015

Cara Menyimpan Kopi Yang Baik

Penyimpanan kopi sering kali diabaikan. Padahal, penyimpanan kopi dengan baik dan benar akan menjaga kualitas kopi, sehingga ketika diseduh kopi akan tetap terasa nikmat. Berikut ini ada beberapa tips menyimpan kopi dengan baik dan benar, baik itu berupa biji kopi atau kopi bubuk.






1. Tempatkan di wadah yang kedap udara.
Walaupun tampak mahal, tetapi wadah yang kedap udara akan senantiasa menjaga kualitas kopi di dalamnya. Kontaminasi dengan udara luar akan membuat kopi tidak segar lagi.

2. Tempatkan wadah kopi di suhu ruangan/kamar.
Jangan pernah menaruh kopi di kulkas atau di tempat yang terpapar sinar matahari secara langsung. Meskipun kopi sudah diletakkan di wadah kedap udara, kalau wadah tersebut diletakkan di tempat yang salah, maka rasa kopi akan berubah. Letakkan kopi di tempat dengan suhu 20 sampai 25 derajat celcius.

3. Jangan membeli kopi untuk jangka panjang.
Di atas sudah dijelaskan bahwa kopi baiknya disimpan di wadah kedap udara. Tentu saja wadah tersebut memiliki batasan. Jika Anda memiliki beberapa wadah yang kedap udara, tetap jangan membuat persediaan kopi untuk jangka panjang. Lebih baik sedikit repot dengan membeli kopi untuk persediaan dua minggu sekali dari pada untuk satu bulan sekali. Semakin banyak persediaan dalam wadah maka kopi akan sering terkena paparan udara luar karena sering dibuka untuk disajikan.

4. Perhatikan umur kopi.
Jangan membeli kopi yang terlalu lama dari waktu penyangraian, karena kopi pun benda organik. Kita tahu bahwa semua benda organik lebih mudah membusuk. Hal ini berkaitan dengan nomor tiga. Usahakan kopi persediaan Anda adalah kopi-kopi baru sehingga rasa yang Anda nnikmati dari kopi tersebut masih segar dan baik.

Itu tadi beberapa tips untuk menyimpan kopi supaya Anda selalu meminum kopi yang berkualitas baik

Sumber gambar : https://c2.staticflickr.com/6/5080/5861499785_2f7e3ff85b.jpg

Senin, 28 Desember 2015

Kopi Meningkatkan Gairah Olahraga

Konsumsi Kopi Sebelum Latihan
Mungkin ini terdengar aneh bagi masyarakat kita. Namun di negara-negara maju seperti Amerika dan Eropa, mengonsumsi kopi sebelum latihan benar-benar memberikan manfaat yang menguntungkan. Bagaimana bisa? jawabannya sudah pasti kandungan kafein dalam kopi.

Kafein merupakan stimulan sistem saraf pusat (SSP), memiliki efek sementara untuk menangkal kantuk dan meningkatkan kewaspadaan. Di Amerika Utara, lebih dari 89 persen orang dewasa mengonsumsi kafein setiap hari. Food and Drugs Administration (FDA) pun mengakui bahwa kafein termasuk ke dalam zat makanan yang aman dikonsumsi.

Kafein banyak terkandung dalam biji kakao (coklat), daun teh, minuman bersoda dan sport drink. Namun, kebanyakan orang lebih memilih kopi karena memiliki rasa yang khas dan membuat tubuh lebih bergairah.

The Australian Institute of Sport menemukan bahwa kafein dapat merangsang otot menggunakan lemak sebagai bahan bakar daripada menggunakan karbohidrat. Kafein juga banyak digunakan para atlet olahraga daya tahan seperti marathon, untuk mendapatkan energi ekstra saat pertandingan.

Studi lain yang dilakukan di University of Pittsburg juga menemukan hasil serupa, bahwa kafein memiliki kemampuan untuk melepaskan lemak dari jaringan adiposa sehingga lemak bisa lebih mudah dibakar.

Saat kafein masuk ke dalam tubuh, ia akan mengikat reseptor yang terdapat pada sel-sel lemak. Nucleotide adenosine adalah reseptor yang terdapat pada sel-sel lemak yang pada saat tertentu menghalangi pelepasan lemak pada jaringan adiposa.

Dengan keberadaan kafein maka kemampuan nucleotide adenosine menghalangi pelepasan lemak dari jaringan adiposa akan menurun, sehingga proses pelepasan lemak dari jaringan adiposa dapat berjalan maksimal. Inilah sebabnya mengonsumsi kafein sebelum latihan sangat efektif untuk membantu proses pembakaran lemak.

Sebuah tinjauan yang baru-baru ini diterbitkan oleh International Coffee Organization menyatakan bahwa kafein pada secangkir kopi (150 gram kafein) mungkin dapat mengurangi kelelahan serta meningkatkan kinerja latihan, termasuk latihan ketahanan dan intensitas tinggi.

Mereka juga menemukan bahwa kafein dapat meningkatkan kemampuan fisik sebesar 12,4%, dibandingkan mereka yang mengonsumsi plasebo.

artikel diambil dari:
https://duniafitnes.com/nutrition/minum-kopi-sebelum-latihan-bakar-lemak-lebih-banyak.html
Sumber gambar:
http://i01.i.aliimg.com/wsphoto/v0/1636290467/Fitness-human-body-style-coffee-cup-lovers-mug-ceramic-cup-.jpg

Peluang Usaha Kopi Di Bukit Menoreh

Jika Anda tertarik untuk menjual kopi, kami memberikan sarana pada Anda. Saat ini kami membuka peluang bagi Anda yang tinggal di Yogyakarta baik secara KTP ataupun hanya kos/kontrak di Jogja.
Kami membuka peluang usaha Anda untuk berjualan kopi sebagai reseller.

Keuntungan yang Anda dapatkan cukup menarik. Setiap bungkus yang Anda jual, Anda akan mendapatkan 5000 Rupiah. Anda bebas menentukan pasar Anda sendiri. Tentu ada kriteria-kriteria tertentu yang harus Anda penuhi sebagai reseller.

Untuk sementara ini, kami hanya membuka peluang untuk yang berdomisili di Jogja. Semoga kedepannya kami dapat melebarkan sayap ke daerah-daerah lain di Indonesia.

Jika Anda tertarik, Anda dapat menghubungi kami via e-mail ke padiofood@gmail.com atau via instagram di @kopidbm. Kami tunggu e-mail Anda. Salam

Minggu, 27 Desember 2015

Mengencangkan Kulit Wajah Dengan Kopi

Selain untuk kesehatan tubuh, ternyata kopi pun bermanfaat sebagai pengencang kulit wajah. Saat ini, banyak salon-salon kecantikan yang menawarkan masker kopi sebagai pilihannya. Banyak juga sabun wajah yang menggunakan kopi sebagai bahannya.

Kandungan antioksidan yang terkandung dalam kopi mampu mengangkat sel kulit mati, sehingga kulit wajah akan senantiasa baru. Selain mengangkat sel kulit mati, kopi juga mampu mengontrol minyak berlebih pada wajah. Tekstur kopi yang kasar dapat juga digunakan sebagai scrub, sehingga dapat menghaluskan wajah.

Sumber gambar : http://i0.wp.com/manfaat.co/wp-content/uploads/2015/03/masker-kopi.jpg?resize=500%2C333

Kopi Membantu Pencegahan Parkinson

Penyakit Parkinson adalah penyakit neurodegeneratif yang paling umum kedua setelah alzheimer. Sama seperti dengan penyakit Alzheimer, belum ada obat-obatan medis yang bisa menyembuhkan penyakit ini, sehingga sangat penting untuk fokus pada pencegahan. Dalam penelitian, peminum kopi memiliki resiko lebih rendah terkena penyakit Parkinson, dengan penurunan resiko 32-60%.

Penyakit Parkinson adalah penyakit degeneratif syaraf yang pertama ditemukan pada tahun 1817 (An Essay on the Shaking Palsy) oleh Dr. James Parkinson dengan gejala yang paling sering dijumpai adalah adanya tremor pada saat beristirahat di satu sisi badan, kemudian kesulitan untuk memulai pergerakan dan kekakuan otot. Parkinson menyerang sekitar 1 di antara 250 orang yang berusia di atas 40 tahun dan sekitar 1 dari 100 orang yang berusia di atas 65 tahun. Parkinson Primer disebabkan berkurangnya dopamin, karena bertambahnya usia, sedangkan Parkinson Sekunder disebabkan terhambatnya pengaliran dopamin yang bisa saja disebabkan oleh tumor, stroke, gangguan pembuluh darah dan trauma.

Sumber gambar: http://jeligamat.my.id/wp-content/uploads/2013/02/gejala-parkinson.jpg

Kopi Mengurangi Kemungkinan Terserang Alzheimer

Alzheimer adalah penyakit neurodegeneratif yang paling umum dan penyebab utama demensia di seluruh dunia. Penyakit ini biasanya mempengaruhi orang-orang berusia 65 ke atas. Beberapa studi menunjukkan bahwa peminum kopi memiliki resiko yang lebih rendah terkena penyakit alzheimer.

Alzheimer bukanlah penyakit menular, tetapi sejenis sindrom dengan apoptosis sel-sel otak pada saat yang hampir bersamaan, sehingga otak tampak mengerut dan mengecil. Alzheimer juga dikatakan sebagai penyakit yang sinonim dengan orang tua.

Risiko untuk mengidap Alzheimer, meningkat seiring dengan pertambahan usia. Bermula pada usia 65 tahun, seseorang mempunyai risiko lima persen mengidap penyakit ini dan akan meningkat dua kali lipat setiap lima tahun, kata seorang dokter. Menurutnya, sekalipun penyakit ini dikaitkan dengan orang tua, namun sejarah membuktikan bahwa penyakit pertama yang dikenal pasti menghidap penyakit ini ialah wanita dalam usia awal 50-an.

Penyakit Alzheimer paling sering ditemukan pada orang tua berusia sekitar 65 tahun ke atas. Di negara maju seperti Amerika Serikat saat ini ditemukan lebih dari 4 juta orang usia lanjut penderita penyakit Alzheimer. Angka ini diperkirakan akan meningkat sampai hampir 4 kali pada tahun 2050. Hal tersebut berkaitan dengan lebih tingginya harapan hidup pada masyarakat di negara maju, sehingga populasi penduduk lanjut usia juga bertambah. Sedangkan di Indonesia diperkirakan terdapat sedikitnya 1 juta penderita Alzheimer di tahun 2013.

Sumber gambar: https://www.alz.org/braintour/images/alzheimer_brain.jpg

Sabtu, 26 Desember 2015

Kandungan yang Terdapat dalam Kopi

Kopi merupakan tanaman yang bijinya diolah sebagai minuman. Bagi penikmat kopi kandungan yang paling sering di dengar adalah kafein. Tapi tahukah Anda, kandungan yang terkandung dalam kopi selain kafein?

Berikut kandungan zat-zat yang terkandung dalam kopi:

1. Kafein (caffeine)
Kafein diklasifikasikan sebagai drug, dan aman jika dikonsumsi dalam dosis tertentu. Kafein dalam ilmu kedokteran digunakan sebagai perangsang kerja jantung.

2. Air (H2O)
70% tubuh manusia adalah air, maka dari itu kebutuhan air merupakan kebutuhan utama. Namun kandungan ini sering kali tidak digunakan dalam kopi untuk minuman karena kopi harus dikeringkan.

3. Ethyphenol
Zat ini terdengar asing bagi orang awam. Zat ini yang memberikan aroma pada kopi.

4. Quinic Acid
Zat ini yang memberikan rasa asam pada kopi. Untuk kopi arabika, zat ini tentu lebih banyak daripada robusta karena arabika dikenal karena rasa asamnya. Pada ilmu kedokteran, zat ini digunakan sebagai bahan obat flu.

5. Dicaffeoylquinic Acid
Zat ini adalah zat yang menangkal radikal bebas karena merupakan antioksidan. Kandungan antioksidan pada kopi memang tidak sebanyak pada tumbuhan obat lainnya, tetapi merupakan penangkal radikal bebas paling banyak dikonsumsi masyarakat dunia.

6. Dimethyl Disulfide
Zat ini akan banyak ditemukan pada biji kopi yang belum dikeringkan. Zat inilah yang menyebabkan kotoran manusia menjadi berbau.

7. Acetylmethylcarbinol
Zat yang akan ditemukan lebih banyak pada mentega. Zat ini yang membuat rasa gurih pada kopi.

8. Putrescine
Zat ini merupakan zat yang dihasilkan oleh bakteri E.Coli. Namun pada kopi, zat ini adalah hasil dari pembusukan bakteri tersebut sehingga penikmat kopi tidak perlu khawatir.

9. Trigonelline
Zat yang layaknya pasta gigi. Zat ini akan melindungi gigi sehingga gigi tidak mudah berlubang.

10. Niacin
Zat ini merupakan zat yang kurang baik bagi tubuh, karena zat ini menyerap vitamin-vitamin dalam tubuh. Maka dari itu, sekalipun Anda adalah maniak kopi, Anda dianjurkan untuk meminum kopi tidak lebih dari 3 gelas per harinya.

Itulah zat-zat yang terkandung dalam kopi. Semoga bermanfaat.

Minggu, 20 Desember 2015

Manfaat Kafein Dalam Kopi

Dalam dunia kedokteran, kafein sering digunakan untuk perangsang kerja jantung dan meningkatkan produksi urin. Dalam dosis yang rendah, kafein  dapat berfungsi sebagai pembangkit stamina dan penghilang rasa sakit.

Kafein tidak memperlambat gerak sel-sel tubuh, tetapi akan membalikkan semua kerja adenosin sehingga tubuh tidak lagi mengantuk, muncul perasaan segar, gembira, mata terbuka lebar, jantung bekerja lebih kencang, tekanan darah naik, otot-otot berkontraksi, dan hati akan melepas gula ke aliran darah yang akan membentuk energi ekstra.

Itulah sebabnya minuman-minuman berenergi menggunakan kafein sebagai bahan dasar.

Manfaat-manfaat kafein tersebut tentu saja aman bagi tubuh manusia, hanya saja dalam dosis yang tepat. Jika Anda adalah maniak kopi, maka Anda harus mengontrol konsumsi setiap harinya. Mengkonsumsi kopi maksimal lima cangkir per-hari.

Sumber gambar : http://www.hielscher.com/wp-content/uploads/Chemical-structure-caffeine-opt.png

Jumat, 18 Desember 2015

Kopi Menoreh Kopi Asli Yogyakarta


Kopi menoreh atau sering disebut Java Coffee Menoreh adalah salah satu varian kopi arabika maupun robusta yang ada di Indonesia. Sedikitnya persediaan kopi ini, membuatnya semakin diburu oleh para penikmat kopi.


Kopi Menoreh memiliki cita rasa yang unik.
Cita rasa nan gurih dengan beraromakan mocca menjadikan kopi ini begitu istimewa di hati para pengemarnya.

Kopi menoreh sendiri ditanam secara tradisional tanpa pupuk kimia, rata-rata dipupuk dengan pupuk kandang, selain itu kopi beraromakan mocca alami ini pernah mencapai masa kejayaanya sewaktu Indonesia masih di jajah oleh Belanda. Berdasarkan fakta sejarah tanaman kopi bisa berada di Indonesia karena bangsa Belanda yang membawa dan mengembangkannya di Indonesia termasuk di Jawa. Kulonprogo yang sebagian besar daerahnya adalah pegunungan menjadi tempat yang sangat cocok untuk perkebunan kopi.

Namun kini, keberadaan perkebunan kopi di kabupaten paling barat dari kota Yogyakarta ini kian langka. Untuk mencapai atau memenuhi produksi biji kopi satu minggu satu ton saja sudah tidak sanggup. Perkebuan kopi di Kulonprogo sudah banyak yang alih fungsi menjadi perkebunan cengkeh, salak, kakao, dll.

Produk kopi ini sudah banyak yang menjual dengan berbagai macam merk. Salah satunya adalah Kopi Di Bukit Menoreh. Kopi yang diolah dengan cara tradisional dan modern ini menawarkan kopi terbaik dari Bukit Menoreh. Hanya biji kopi pilihan terbaik yang ditawarkan untuk Anda, para penikmat kopi.

Salah satu tempat yang selalu menyediakan Kopi Di Bukit Menoreh adalah Gendon Cafe. Kedai kopi paling barat di kabupaten Sleman, Yogyakarta atau tepatnya di jalan Godean km.18 Timur jembatan sungai progo dan sebelah Utara Gua Maria Ratu Perdamaian Jatiningsih.

"Kopi menoreh meskipun langka namun harganya tetap terjangkau untuk masyarakat.
di gendon cafe, Kopi Di Bukit Menoreh dijual Rp. 25.000 rupiah/ons. Harga bisa saja berubah tergantung dari tingkat kualitas dan suplai kopi menoreh itu sendiri" ujar mas Petrick pemilik gendon cafe.

Submit Expresswww.submitexpress.com